Jenis-Jenis Wasir dan Cara Mengenalinya Sejak Dini

Kenali jenis-jenis wasir atau ambeien, penyebab, dan gejalanya. Pelajari kapan kamu sebaiknya periksa ke dokter

Tery Nehemia Tery Nehemia
26 Nov 2025 5 menit baca
Jenis-Jenis Wasir dan Cara Mengenalinya Sejak Dini

Banyak orang mengalami keluhan seperti benjolan di anus, rasa gatal, atau perdarahan ringan saat buang air besar. Kondisi ini sering kali berkaitan dengan wasir atau ambeien, yang sebenarnya memiliki beberapa jenis berbeda.

Memahami jenis-jenis wasir penting agar kamu bisa mengenali gejalanya sejak awal dan menentukan langkah yang tepat. Dengan begitu, kamu tidak perlu khawatir berlebihan karena kondisi ini bisa ditangani dengan cara yang aman dan nyaman.

Kami dari Klinik Wasir MMC ingin membantu kamu mengenal setiap jenis wasir dengan bahasa yang sederhana dan menenangkan. Mari kita bahas lebih lanjut agar kamu tahu perbedaannya dan bisa menjaga kesehatan dengan lebih percaya diri.

Apa Itu Wasir?

Jika kamu pernah merasakan nyeri, gatal, atau benjolan di sekitar anus, bisa jadi itu tanda wasir (dikenal juga sebagai ambeien). Kondisi ini cukup umum dan sering membuat penderitanya merasa tidak nyaman saat duduk atau buang air besar. Jangan khawatir, wasir bukanlah penyakit berbahaya, dan banyak kasus dapat membaik dengan perawatan sederhana di rumah.

Wasir terjadi ketika pembuluh darah di area anus atau bagian bawah rektum membengkak dan meradang. Secara normal, pembuluh darah ini berfungsi sebagai “bantalan” yang membantu mengontrol keluarnya feses. Namun, ketika tekanan di area tersebut meningkat—misalnya karena sering mengejan, duduk terlalu lama di toilet, atau kurang serat—pembuluh darah bisa melebar seperti varises pada kaki.

Jenis Jenis Wasir

Kamu mungkin pernah mendengar istilah wasir atau ambeien, tapi tidak semua orang tahu bahwa kondisi ini punya beberapa jenis yang berbeda. Mengenal jenis-jenis wasir bisa membantumu memahami gejalanya sejak dini dan menentukan langkah penanganan yang tepat. Kami dari Klinik Wasir MMC ingin menjelaskan dengan cara yang sederhana agar kamu lebih mudah memahaminya.

1. Wasir Internal — Tersembunyi tapi Sering Menyebabkan Pendarahan

Wasir internal terbentuk di bagian dalam rektum, yaitu saluran yang menghubungkan usus besar ke anus. Karena letaknya di area yang tidak memiliki banyak saraf perasa nyeri, biasanya wasir jenis ini tidak menimbulkan rasa sakit. Banyak orang baru menyadarinya setelah melihat darah merah terang saat buang air besar, yang muncul tanpa rasa perih.

Namun, jika wasir internal membesar, jaringan ini bisa keluar atau menonjol ke luar anus — kondisi ini disebut prolaps. Saat itu terjadi, kamu mungkin merasakan rasa tidak nyaman, seperti ada benjolan lembut di sekitar anus. Kadang, benjolan ini bisa dimasukkan kembali secara perlahan. Meski jarang menyebabkan nyeri hebat, wasir internal yang prolaps dapat menimbulkan iritasi dan rasa tidak nyaman, terutama saat duduk lama atau setelah buang air besar.

Beberapa tanda umum wasir internal meliputi:

  • Muncul darah merah terang setelah buang air besar.
  • Perasaan ada sesuatu yang keluar dari anus.
  • Gatal ringan atau rasa penuh di area bawah perut.

Wasir internal adalah penyebab paling umum dari perdarahan pada anus, dan meski tidak berbahaya, tetap perlu diperiksa agar tidak bertambah parah.

2. Wasir Eksternal — Terasa Nyeri dan Lebih Mudah Terlihat

Berbeda dari wasir internal, wasir eksternal muncul di bawah kulit di sekitar anus, tepat di bagian luar. Area ini memiliki banyak saraf perasa, sehingga wasir eksternal biasanya menimbulkan nyeri, gatal, dan bengkak. Benjolannya dapat terlihat atau terasa saat disentuh, kadang menimbulkan rasa tidak nyaman saat duduk atau bergerak.

Jika pembuluh darah di dalam benjolan ini membeku, terbentuklah thrombosed hemorrhoid atau wasir yang menggumpal darah. Kondisi ini menyebabkan nyeri hebat, pembengkakan, dan benjolan keras berwarna kebiruan atau keunguan. Meski menakutkan saat dilihat, kondisi ini umumnya bisa ditangani dan akan membaik dengan perawatan yang tepat.

Ciri khas wasir eksternal meliputi:

  • Benjolan lunak atau keras di sekitar anus.
  • Nyeri tajam, terutama saat duduk atau setelah buang air besar.
  • Rasa gatal dan sensasi panas di area anus.

Karena lokasinya di luar, wasir eksternal sering kali lebih mudah dikenali dan terasa lebih mengganggu dibandingkan wasir internal. Namun dengan penanganan yang benar, gejalanya bisa diredakan dan dicegah agar tidak kambuh.

3. Jenis Tambahan — Prolaps dan Trombosis

Selain dua jenis utama, ada beberapa bentuk lanjutan yang perlu kamu ketahui. Pertama, wasir prolaps, yaitu wasir internal yang keluar dari anus. Kondisi ini bisa terjadi karena tekanan berulang saat buang air besar atau duduk terlalu lama. Tergantung tingkatnya, benjolan bisa masuk kembali sendiri atau perlu bantuan tangan.

Kedua, wasir trombosis, yaitu wasir (biasanya eksternal) yang mengalami penggumpalan darah di dalamnya. Inilah yang menyebabkan rasa nyeri tajam dan benjolan keras berwarna biru kehitaman. Meski sering membuat cemas, kondisi ini bisa membaik dengan perawatan yang tepat dan gaya hidup sehat.

Mengetahui perbedaan antara jenis-jenis wasir ini akan membantumu mengenali tanda-tandanya lebih cepat dan mengambil langkah yang tepat sebelum memburuk.

Memahami perbedaan antara wasir internal dan eksternal membantu kamu mengenali gejalanya sejak dini. Jika kamu mulai merasakan keluhan seperti benjolan, gatal, atau perdarahan ringan, jangan panik. Kami dari Klinik Wasir MMC siap membantu memberikan informasi dan pemeriksaan yang nyaman, agar kamu bisa kembali beraktivitas tanpa rasa khawatir.

Catatan Peninjauan Medis:

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Tery Nehemia Nugraha Joseph, Sp.B, dokter spesialis bedah umum di Klinik Wasir MMC. Beliau berpengalaman dalam bedah laparoskopi dan proktologi (penanganan wasir, fistula, fisura ani) dengan pendekatan modern yang minim nyeri dan mempercepat pemulihan pasien.

Wasir Bikin Gak Nyaman? Kenali Jenis-Jenisnya Biar Gak Salah Langkah!

Pernah merasa nyeri, gatal, atau muncul benjolan di sekitar anus? Bisa jadi itu tanda wasir yang sering dialami banyak orang. Tapi tahukah kamu, setiap jenis wasir — internal maupun eksternal — punya gejala dan cara penanganan yang berbeda? Memahami jenis-jenis wasir adalah langkah awal agar kamu tahu kapan perlu bertindak dan kapan harus periksa.

Kami dari Klinik Wasir MMC siap membantu kamu mengenali kondisimu dengan pemeriksaan yang nyaman dan tim medis berpengalaman. Jangan tunggu sampai nyerinya makin parah atau mengganggu aktivitas harianmu.

💬 Konsultasi dulu yuk lewat WhatsApp di 0815-1121-2221 untuk mendapatkan arahan medis yang tepat sebelum datang ke klinik. Karena langkah kecil hari ini bisa cegah masalah besar besok.

Pertanyaan terkait Topik Wasir

Banyak orang mengalami wasir tanpa menyadari penyebab pastinya. Melalui penjelasan berikut, kamu bisa lebih memahami apa itu wasir, bagaimana gejalanya, dan langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah maupun menanganinya. Penjelasan ini kami susun dengan bahasa yang mudah dipahami agar kamu bisa lebih tenang dan percaya diri dalam menjaga kesehatan area anus.

1. Apa itu wasir (ambeien) dan apa penyebab utamanya?

Wasir adalah pembengkakan atau peradangan pada pembuluh darah di sekitar anus atau bagian bawah rektum. Kondisi ini mirip seperti varises yang terjadi di kaki, hanya saja muncul di area anus. Saat tekanan di pembuluh darah meningkat terus-menerus, dindingnya melemah dan membengkak, sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman atau bahkan nyeri.

Beberapa penyebab yang paling sering memicu wasir antara lain:

  • Mengejan terlalu keras saat buang air besar, biasanya karena sembelit atau kebiasaan menahan buang air.
  • Duduk terlalu lama di toilet, yang bisa meningkatkan tekanan pada area anus.
  • Kehamilan, karena berat janin menekan pembuluh darah di panggul.

Perubahan gaya hidup sederhana seperti memperbanyak asupan serat, minum air yang cukup, dan tidak menunda buang air besar dapat membantu mencegah pembengkakan pembuluh darah tersebut.

2. Apa perbedaan antara wasir luar dan wasir dalam?

Perbedaan utama terletak pada lokasi dan gejalanya. Wasir dalam (internal hemorrhoids) berada di dalam rektum, sehingga umumnya tidak terasa nyeri karena area ini memiliki sedikit saraf perasa. Namun, sering kali menyebabkan pendarahan tanpa rasa sakit saat buang air besar.

Sementara itu, wasir luar (external hemorrhoids) muncul di bawah kulit sekitar lubang anus. Karena area ini banyak saraf, gejalanya lebih terasa, seperti nyeri, gatal, dan bengkak. Kadang, benjolan bisa terlihat atau terasa saat kamu membersihkan area tersebut. Meski tidak berbahaya, wasir luar sering menimbulkan rasa tidak nyaman yang mengganggu aktivitas sehari-hari.

3. Apa saja gejala paling umum dari wasir?

Gejala wasir dapat bervariasi tergantung tingkat keparahannya, namun beberapa tanda yang paling sering dirasakan meliputi:

  • Pendarahan berwarna merah cerah saat buang air besar, biasanya terlihat di tisu atau kloset.
  • Gatal atau iritasi di sekitar anus karena peradangan dan kelembapan.
  • Rasa nyeri atau tidak nyaman, terutama saat duduk atau setelah buang air besar.
  • Benjolan atau pembengkakan di dekat anus, yang terasa lunak atau keras tergantung jenis wasirnya.

Kamu sebaiknya memperhatikan gejala-gejala tersebut, terutama bila pendarahan sering terjadi. Meski tampak ringan, pemeriksaan dokter tetap penting untuk memastikan penyebabnya.

4. Apakah wasir bisa sembuh sendiri tanpa pengobatan?

Wasir ringan atau stadium awal (derajat 1–2) sering kali bisa membaik sendiri dalam beberapa hari atau minggu. Kuncinya adalah menjaga pola hidup sehat. Konsumsi makanan tinggi serat, minum air putih yang cukup, dan hindari duduk terlalu lama dapat membantu meringankan tekanan di area anus.

Namun, wasir yang sudah parah (derajat 3–4) umumnya tidak hilang tanpa perawatan medis. Kondisi ini sering menimbulkan rasa sakit atau benjolan yang keluar dari anus (prolaps). Jika kamu sudah mencoba perawatan rumahan tetapi keluhan tetap muncul, sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.

5. Kapan saya harus menemui dokter untuk masalah wasir?

Kamu perlu segera menemui dokter bila mengalami salah satu dari kondisi berikut:

  • Pendarahan hebat atau darah tidak berhenti keluar.
  • Benjolan sangat nyeri dan tidak bisa dimasukkan kembali ke dalam anus.
  • Nyeri disertai demam, yang bisa menandakan adanya infeksi.
  • Atau bila kamu tidak yakin bahwa pendarahan berasal dari wasir, karena bisa saja disebabkan kondisi lain yang lebih serius.

Dokter akan membantu memastikan diagnosis dan menentukan penanganan terbaik agar kamu terhindar dari komplikasi dan merasa lebih nyaman.

6. Apa saja makanan yang baik dikonsumsi untuk mencegah dan mengatasi wasir?

Pola makan berperan besar dalam mencegah wasir. Makanan kaya serat membantu melunakkan feses, sehingga kamu tidak perlu mengejan keras. Beberapa pilihan yang bisa kamu konsumsi setiap hari antara lain:

  • Buah-buahan segar, seperti apel, pir, pisang, dan buah beri.
  • Sayuran hijau, misalnya bayam, brokoli, atau kangkung.
  • Biji-bijian utuh, seperti roti gandum, oatmeal, dan beras merah.
  • Kacang-kacangan dan polong-polongan, yang kaya serat dan protein nabati.

Selain itu, jangan lupa minum cukup air setiap hari dan batasi makanan pedas atau rendah serat yang bisa memicu sembelit.

7. Apa itu Thrombosed Hemorrhoid dan apakah berbahaya?

Thrombosed hemorrhoid adalah jenis wasir luar yang mengalami pembekuan darah di dalamnya. Kondisi ini menyebabkan benjolan terasa keras, nyeri, dan terkadang berwarna kebiruan. Rasa sakitnya bisa muncul tiba-tiba dan cukup mengganggu aktivitas harian.

Meskipun jarang berbahaya, thrombosed hemorrhoid memerlukan perhatian medis segera karena rasa nyerinya intens. Dokter biasanya akan membantu mengeluarkan gumpalan darah tersebut agar pembengkakan mereda dan proses penyembuhan lebih cepat.

8. Adakah pengobatan wasir selain operasi pembedahan?

Banyak kasus wasir derajat ringan hingga sedang dapat diatasi dengan metode tanpa pembedahan. Beberapa di antaranya meliputi:

  • Rubber Band Ligation, yaitu pengikatan pangkal wasir dengan karet kecil hingga jaringan mengering dan lepas.
  • Skleroterapi, berupa penyuntikan cairan khusus agar pembuluh darah menyusut.
  • Laser Hemorrhoidoplasty (LHP) atau radiofrekuensi, yang menggunakan energi panas untuk mengecilkan jaringan wasir.

Metode-metode ini tergolong cepat, minim rasa sakit, dan pemulihannya lebih singkat dibanding operasi besar. Namun, tetap perlu evaluasi dokter untuk menentukan apakah metode tersebut cocok untuk kondisimu.

9. Bagaimana cara mencegah wasir agar tidak kambuh?

Pencegahan wasir sangat mungkin dilakukan dengan perubahan kebiasaan sederhana. Beberapa langkah yang bisa kamu coba antara lain:

  • Konsumsi serat dan air secara cukup agar feses tetap lunak.
  • Jangan menahan dorongan buang air besar, karena bisa meningkatkan tekanan di anus.
  • Hindari mengejan berlebihan atau duduk di toilet lebih dari 10 menit.
  • Berolahraga teratur, seperti berjalan kaki atau yoga, untuk melancarkan pencernaan.

Konsistensi adalah kunci. Kebiasaan sehat ini tidak hanya mencegah wasir kambuh, tapi juga menjaga kesehatan pencernaan secara menyeluruh.

10. Apakah obat oles atau supositoria (obat yang dimasukkan ke anus) efektif untuk mengobati wasir?

Obat oles dan supositoria (obat yang dimasukkan ke anus) bisa membantu meredakan gejala wasir, seperti nyeri, gatal, dan bengkak. Kandungan antiinflamasi atau pereda nyeri di dalamnya membuat area anus terasa lebih nyaman dalam waktu singkat.

Namun, penting untuk dipahami bahwa obat ini bukan solusi permanen. Ia hanya membantu meringankan keluhan sementara, bukan menghilangkan wasir sepenuhnya. Jika gejala sering kambuh atau semakin berat, segera periksa ke dokter untuk mencari penyebab dan solusi jangka panjangnya.

Penutup

Memahami berbagai jenis-jenis wasir membantu kamu mengenali gejalanya lebih cepat dan mengambil langkah yang sesuai. Baik wasir internal maupun eksternal, keduanya bisa ditangani dengan perawatan yang tepat dan gaya hidup sehat.

Jika kamu merasakan keluhan seperti ambeien atau benjolan di anus, jangan menunda untuk memeriksakannya. Setiap kondisi bisa berbeda, jadi sebaiknya konsultasikan dengan dokter agar mendapat penanganan yang sesuai kebutuhanmu.

Kami dari Klinik Wasir MMC selalu siap membantu kamu memahami kondisi ini dengan tenang dan penuh empati. Jika gejala makin mengganggu, jangan ragu untuk berkonsultasi, atau pelajari juga cara menjaga pola makan agar wasir tidak mudah kambuh.

Referensi

https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/15120-hemorrhoids

Artikel Terbaru Lainnya